Pendanaan tersebut diraih melalui riset kolaboratif berjudul “Bioprospeksi Tumbuhan Melaleuca sp. sebagai Bahan Dasar Minyak Atsiri untuk Pengembangan Produk Supplementary Care Berbasis Sumber Daya Lokal.” Penelitian ini diketuai oleh Dr. Jumrodah, S.Si., M.Pd. (UIN Palangka Raya) dengan anggota peneliti lintas institusi, yakni Dr. Atin Supriatin, M.Pd. (UIN Palangka Raya), Dr. Ilah Nurlaelah, S.Pd., M.Si. (Universitas Kuningan), Basori, M.Hum, Dr. Egi Agustian, M.Eng, dan Dr. Tjandrawati, M.Es.Sc (BRIN), serta Dr. Andi Wahyudi, M.Pd. (AW Media Center).
Riset ini berfokus pada pemanfaatan potensi sumber daya lokal, khususnya tumbuhan Melaleuca sp., sebagai bahan dasar minyak atsiri yang memiliki nilai strategis untuk pengembangan produk supplementary care. Selain berorientasi pada inovasi dan pengembangan teknologi, penelitian ini juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan penguatan ekonomi berbasis kearifan lokal.
Rektor UIN Palangka Raya, Prof. Dr. H. Ahmad Dakhoir, S.HI., M.HI., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para dosen dan mitra peneliti tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim peneliti yang telah berhasil meraih pendanaan riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama. Ini merupakan bukti bahwa kualitas riset UIN Palangka Raya semakin diakui di tingkat nasional dan mampu menjawab persoalan strategis, baik di bidang teknologi, lingkungan, maupun pengembangan sumber daya lokal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan budaya riset dan memperkuat kolaborasi lintas disiplin serta lintas lembaga.
“Kami mendorong agar hasil riset ini tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat, sejalan dengan visi UIN Palangka Raya sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang unggul dan mendunia,” tambahnya.
Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen Prodi PGMI dan UIN Palangka Raya dalam mendukung pengembangan riset kolaboratif yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat serta pembangunan berkelanjutan.
. (*SS)
0 Komentar